Sabtu, 23 Agustus 2014

Rusia Luncurkan Kapal Selam 'Siluman' untuk Armada Laut Hitam

Kapal selam Kelas Varshavyanka

Kapal selam pertama dari pesanan enam kapal selam diesel listrik Kelas Varshavyanka sudah selesai dibangun untuk Armada Laut Hitam Rusia, kapal akan segera bertugas di Angkatan Laut Rusia pada tanggal 22 Agustus, juru bicara Angkatan Laut Rusia mengatakan.
"Pada tanggal 22 Agustus, bendera St. Andrews Angkatan Laut Rusia akan dikibarkan pada kapal selam diesel listrik Novorossiysk di galangan kapal Admiralty di St. Petersburg. Kapal (selam) baru merupakan bagian penting dari kebijakan Angkatan Laut Rusia di Mediterania," ujar Kapten Igor Dygalo Selasa lalu yang dikutip kantor berita RIA Novosti.

Menurut Igor, kapal selam yang dinamai Novorossiysk itu saat ini tengah menjalani fase uji coba akhir di Laut Baltik, dan akan segera tiba di galangan kapal Admiralty.

Kapal selam Kelas Varshavyanka diklaim memiliki tingkat kebisingan rendah, sangat bermanuver, arsitektur lambung modern dan control process automation tingkat tinggi, dan memiliki keandalan tinggi namun perawatan minim.

Berbekal rudal jelajah, kapal selam diesel-listrik ini dinilai sebagai kapal selam paling 'silent' di dunia dan dijuluki oleh NATO sebagai "black holes in the ocean" atau "lubang hitam di laut" karena hampir tidak terdeteksi ketika menyelam.

"Lawan potensial kami menyebutnya 'black holes' karena emisi kebisingannya sangat rendah," Konstantin Tabachny, kapten Novorossiysk, mengatakan kepada Channel One TV akhir tahun lalu dilansir laman RT. "Tidak terdeteksi merupakan kualitas utama kapal selam. Dan seluruh proyek ini benar-benar sesuai dengan tujuan," tambah Tabachny.

Lapisan kapal selam ini memanfaatkan anechoic tile (ubin anechoic), yaitu ubin polimer sintetik yang memiliki ribuan rongga kecil. Fungsinya untuk menyerap gelombang suara yang dipancarkan oleh sonar aktif, dan mengurangi dan mendistorsi sinyal kembali (return signal), sehingga mengurangi kemungkinan terdeteksi kapal selam, kapal selam permukaan dan pesawat atau helikopter anti kapal selam. Ubin ini juga melemahkan suara yang terpancar dari kapal selam (seperti dari mesin), dimana hal ini akan menurunkan jarak dimana kapal selam bisa terdeteksi oleh sonar pasif. 

Pembangunan kapal selam Novorossiysk dimulai pada Agustus 2010, diikuti oleh kapal selam Rostov-on-Don pada November 2011, Stary Oskol pada Agustus 2012, dan Krasnodar pada Februari 2014 lalu. Pada tahun 2020 Angkatan Laut Rusia berencana memiliki delapan sampai sepuluh kapal selam dari Kelas Varshavyanka, yang mana pesanan saat ini baru berjumlah 6 unit. 

Kelas Varshavyanka atau Project 636.3 merupakan versi pengembangan lebih lanjut dari kapal selam Kelas Kilo namun penambahan fitur 'siluman' canggih, peningkatan jangkauan tempur, dan kemampuan untuk menyerang target di darat, pemukaan dan target di bawah air. Kapal selam ini utamanya akan ditugaskan untuk misi anti kapal dan anti kapal selam di perairan yang relatif dangkal.

Kelas Varshavyanka yang diawaki oleh 52 personel ini memiliki kecepatan 20 knot (bawah air), kedalaman selam 300 m, daya jelajah 400 mil (propulsi listrik) dan mampu berpatroli selama 45 hari. Soal senjata, kapal selam ini dilengkapi dengan enam tabung torpedo 533 mm dengan 18 torpedo, 8 rudal permukaan ke udara, dan rudal jelajah untuk serangan darat.

Armada Laut Hitam adalah salah satu dari lima armada Angkatan Laut Rusia di samping Armada Kaspia, Utara, Pasifik dan Baltik. Armada Laut Hitam sudah beroperasi sejak akhir abad 18, setelah runtuhnya Uni Soviet dan karena pangkalan utama Armada Laut Hitam Rusia terletak di wilayah Sevastopol, Krimea, Ukraina, maka status pangkalan utama tersebut adalah sewa dari Ukraina. Meski memiliki armada kapal selam permukaan yang besar, namun sudah lebih dua dekade Armada Laut Hitam tidak menerima kapal selam baru. Yang saat ini dioperasikan hanyalah sebuah kapal selam Alrosa dari Kelas Kilo yang bergabung pada tahun 1990.

Gambar: RIA Novosti / Vitaliy Ankov 

0 komentar:

Posting Komentar

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *