Senin, 06 Januari 2014

Foto-Foto Menarik dari Serangan Pearl Harbor

Pada hari Minggu, 7 Desember 1941, Jepang melancarkan serangan mendadak pada armada Angkatan Laut Amerika Serikat yang berlabuh di pangkalan Pearl Harbor, Hawaii. Menyebabkan kematian 2.402 orang Amerika, melukai 1.282 lainnya, menenggelamkan empat kapal perang dan merusak banyak lainnya, dan menghancurkan 188 pesawat dan fasilitas bahan bakar dan amunisi.


Kerugian Jepang cukup 'ringan', yaitu 29 pesawat (dari total 441 pesawat yang menyerang) dan lima kapal selam mini hilang, dan 65 prajurit tewas atau terluka. Serangan tak terduga dari Jepang itu memaksa Amerika Serikat terjun ke dalam Perang Dunia II.
Pesawat tempur Mitsubishi A6M2 Angkatan Laut Jepang

Pesawat tempur Mitsubishi A6M2 Angkatan Laut Jepang diluncurkan dari kapal induk Akagi (ini gambar serangan gelombang kedua).
Pesawat tempur Jepang di kapal induk Shokaku

Pesawat tempur Jepang bersiap lepas landas dari kapal induk Shokaku untuk menyerang Pearl Harbor.
Kabar kilat serangan Pearl Harbor

"Serangan udara di Pearl Harbor. Ini bukan latihan". Kabar kilat dari Panglima Pasifik (CINCPAC) Amerika Serikat mengumumkan terjadinya serangan Jepang di Pearl Harbor.
Ledakan awal

Tidak hanya kapal perang yang bersandar di pelabuhan yang diserang Jepang dari udara. 188 pesawat AS hancur dan 159 lainnya mengalami kerusakan.
USS Arizona meledak

USS Arizona meledak di Pearl Harbor pada pukul 08:10. Setengah dari total jumlah korban pada hari itu berasal dari kapal perang ini.
USS West Virginia

Perahu penyelamat mendekati USS West Virginia (BB-48) yang hampir tenggelam saat terjadi serangan. 
Pesawat pembom Jepang menukik

Pesawat pembom Jepang menukik setelah terkena tembakan senjata anti-pesawat. 29 pesawat Jepang jatuh selama serangan itu.

Pemandangan Pearl Harbor selama diserbu Jepang. Lihat banyaknya semburan senjata anti pesawat. 
PBY Catalina

Sebuah PBY Catalina (pesawat amfibi) ditarik.
B-17 hancur

B-17 hancur setelah terkena serangan di lapangan terbang Hickam.

Rute yang digunakan armada Jepang untuk menuju Pearl Harbor





artileri.org

Read more »

Minggu, 05 Januari 2014

Simulator Pesawat Tempur Sukhoi Indonesia


Sukhoi SU-27 dan SU-30 TNI AU bersama F/A-18 Hornet RAAF

Kementerian Pertahanan melanjutkan rencana pembelian simulator kemudi pesawat tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara dengan pagu anggaran yang ditetapkan sebesar US$ 45 juta atau sekitar Rp 540 miliar. ”Pagu tersebut hanya untuk satu unit simulator Sukhoi,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksamana Muda Rachmad Lubis, Rachmad kepada Tempo, Kamis, 2 Januari 2014.

Laksamana Muda Rachmad Lubis mengatakan, Kementerian Pertahanan tengah memproses evaluasi dokumen penawaran simulator Sukhoi. Selanjutnya, pemaparan oleh peserta lelang. Rachmad enggan menyebutkan pihak-pihak yang sudah mengajukan penawaran ke Kementerian Pertahanan. Namun dia membenarkan jika PT Dirgantara Indonesia masuk sebagai penawar simulator Sukhoi dari dalam negeri.

Dari pemaparan setiap produsen simulator, Kementerian akan menyeleksi dan menuangkan dalam daftar peringkat peserta lelang. Setelah itu dipilih beberapa produsen simulator berdasarkan urutan peringkat tertinggi. Tahapan selanjutnya akan ditinjau fasilitas produksi dari beberapa peserta yang paling potensial.
Su-34 cockpit simulator and ‘attack’

Pertimbangan pihak Kementerian dalam penentuan pemenang adalah berdasarkan kemampuan produsen memproduksi simulator yang paling menyerupai kemampuan asli pesawat tempur Sukhoi. Pertimbangan lainnya, lama waktu pembuatan dan pengiriman serta jaminan purnajual. Termasuk alih teknologi apabila pemenangnya dari luar negeri.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebelumnya mengungkapkan rencana pemerintah membeli simulator kemudi pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi SU-27 dan SU-30. Kementerian Pertahanan tengah memilah produsen simulator Sukhoi dari tiga negara yang bisa memproduksinya, yakni: Rusia, Cina, dan Kazakstan.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia, Andi Alisjahbana, menyarankan pemerintah tidak membeli simulator pesawat tempur Sukhoi dari luar negeri. Ia mengatakan, misi utama simulator banyak berisi pelatihan-pelatihan menjalankan misi pesawat tempur dan banyak yang bersifat universal. ”Di dalamnya adalah doktrin tempur TNI AU,” kata dia.

Menurut Andi, semua negara pengguna pesawat tempur Sukhoi memilih membuat sendiri simulator kemudinya, dengan pertimbangan untuk melindungi rahasia negaranya. Contohnya, kata dia, Cina dan Malaysia yang membuat sendiri simulator kemudi pesawat tempur buatan Rusia itu.
PLAAF Su-30MKK Flight Simulator


Adapun Rizal Dharma Putra, pengamat militer, menilai harga simulator kemudi pesawat tempur Sukhoi yang akan dibeli pemerintah terlampau mahal. Menurut dia, jika pemerintah tetap membeli simulator berbiaya tinggi tersebut, harus diperhitungkan langkah jangka panjangnya. Sebab, pesawat tempur yang Indonesia punya bukan cuma Sukhoi. ”Indonesia punya pesawat tempur F-16, F-5 Tiger, dan pesawat tempur latih T-50 Golden Eagle,” kata Rizal saat dihubungi Tempo, Kamis, 2 Januari 2014.

Menurut Rizal, pemerintah terlalu membuang duit jika membeli satu jenis simulator pesawat tempur, sementara penggunaan pesawat tempur Indonesia berbagai jenis. Rizal melanjutkan, kepemilikan satu skuadron atau 16 pesawat Sukhoi SU-24 dan SU-30 Indonesia belum perlu untuk membeli simulator.

Jika nekat beli simulator Sukhoi, dia melanjutkan, pemerintah harus konsisten ketika membutuhkan penambahan pesawat tempur. Pemerintah mau tak mau harus membeli pesawat tempur jenis Sukhoi lagi.

Menanggapi hal itu, Kementerian Pertahanan membantah jika dikatakan bahwa harga simulator kemudi pesawat tempur Sukhoi itu kemahalan. Menurut Kementerian, pagu anggaran US$ 45 juta untuk satu unit simulator Sukhoi sudah sesuai harga pasaran. ”Simulator yang rumit, risiko tinggi dengan kecepatan supersonik, harganya pun hampir sama dengan pesawat asli,” kata Rachmad. Karena alasan itu, kata dia, pemerintah baru berani membeli simulator setelah pesawat tempur Sukhoi SU-24 dan SU-30 yang dimiliki TNI Angkatan Udara genap satu skuadron atau 16 unit. 


(Tempo.co/INDRA WIJAYA).

Read more »

Belanda Mulai Terbangkan F-35A Lightning II


Pilot RNlAF (Belanda) Mayor Laurens Vijge,   beri hormat kepada kepala kru Lockheed Martin  saat  taksi keluar untuk penerbangan pertama F-35A Lightning II. (USAF photo by Samuel King Jr.)
Pilot RNlAF (Belanda) Mayor Laurens Vijge, beri hormat kepada kepala kru Lockheed Martin saat taksi keluar untuk penerbangan pertama F-35A Lightning II. (USAF photo by Samuel King Jr.)

NETHERLANDS - Mayor Laurens J.W Vijge Selaku Instruktur Penerbang di Royal Netherlands Air Force, akhirnya menyelesaikan penerbangan pertamanya dengan pesawat tempur siluman F-35A Lightning II, setelah melakukan classroom training 210 jam serta 13 jam penerbangan di simulator.

“Pesawat ini memiliki handling yang bagus dan sangat mudah diterbangkan. Pada kenyataannya lebih mudah menerbangkannya secara nyata daripada di simulator”, ujar Mayor Vijge. “Saya tidak pernah mempunyai persiapan yang lebih baik dari yang saya siapkan untuk menerbangkan F-35 ini. Terima kasih untuk semua yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi di F-35 Academic Training Center.

Belanda saat ini memiliki 2 pesawat generasi kelima F-35 yang berada di Amerika Serikati, untuk terus melatih para pilot dalam ujicoba operasional dan evaluasi pesawat, sebelum bergabung dengan Angkatan Udara Belanda pada tahun 2015.Pesawat F-35 dan para pilot Belanda itu, untuk sementara bergabung dengan U.S. Air Force’s 58th Fighter Squadron di 33rd Fighter Wing.


“Sangat mengesankan – bukan hanya karena penerbangan pertama saya di pesawat F-35 pertama Belanda, tapi juga mendapatkan penerbangan historis bersama Letnan Kolonel Matthew Renbarger (the 58th Fighter Squadron commander) sebagai wingman saya”, ujar Mayor Vijge yang telah berpengalaman menerbangkan F-16 selama 2500 jam.

Pesawat F–35 didisain untuk menembus pertahanan udara musuh dan membawa berbagai jenis amunisi yang presisi. Pesawat modern generasi baru ini membawa fitur siluman, meningkatkan kerjasama operasi dengan sekutu kami dan pembagian biaya servis bagi Amerika Serikat dengan negara-negara mitra.
pilot RNlAF Belanda Mayor Laurens Vijge, naik menuju kursi F-35A Lightning II untuk penerbangan pertamanya.(USAF photo by Samuel King Jr.)
pilot RNlAF Belanda Mayor Laurens Vijge, naik menuju kursi F-35A Lightning II untuk penerbangan pertamanya.(USAF photo by Samuel King Jr.)

“Penerbangan pertama ini menandai dimulainya program pelatihan penting yang dibutuhkan pilot kami, dan itu adalah contoh yang bagus dari kemitraan yang solid antara Angkatan Udara Kerajaan Belanda dan Angkatan Udara Amerika Serikat, ” ujar Perwakilan Belanda untuk operasi F-35 AS, Letnan Kolonel Albert J. De Smit.

“Lembaga F-35 OT&E (Operational Test and Evaluation Center), menjadi upaya kerja sama dengan Amerika Serikat dan Inggris. Ini adalah contoh lain dari sifat koperasi dari Program F-35″, tambah De Smit.
Program F-35 telah menyelesaikan 7.400 penerbangan dan 11.600 jam terbang sampai saat ini. Lebih dari 3.200 penerbangan dan 4.250 jam dari Program F-35 diselesaikan dalam waktu dua tahun terakhir di Eglin Air Force Base’s F-35 Integrated Training Center, Florida AS.

F-35 Lightning II merupakan pesawat tempur generasi kelima, menggabungkan advanced stealth dengan kecepatan-kelincahan pesawat, fully fused sensor information, network dan advanced sustainment.
Tiga varian berbeda dari F-35 akan menggantikan pesawat A-10 dan F-16 untuk Angkatan Udara AS, F/A-18 untuk Angkatan Laut AS, F/A-18 dan AV-8B Harrier untuk Korps Marinir AS, dan berbagai pesawat tempur untuk setidaknya 10 negara lainnya.

Setelah Belanda, Australia akan menerima pesawat pertama F-35 di sekitar bulan Juni tahun 2014. Singapura pun ikut dalam program F-35 ini, sehingga sebentar lagi mereka pun akan memiliki pesawat siluman, menyambut datangnya era pesawat tempur generasi kelima. (eglin.af.mil).

JKGR

Read more »

AL Rusia akan Terima 40 Kapal Perang Baru Tahun Ini


Kapal selam Vladimir Monomakh
Peluncuran kapal selam nuklir rudal balistik Vladimir Monomakh di Severodvinsk, 30 Desember 2012. (Foto: RIA Novosti)
Angkatan Laut Rusia akan mendapatkan 40 kapal perang baru dan kapal tambahan pada 2014, Laksamana Viktor Bursuk, wakil komandan Angkatan Laut Rusia mengatakan kepada RIA Novosti, Jumat, 3 Januari 2014.

Selain kapal permukaan dari berbagai kelas, Angkatan Laut Rusia juga akan mendapatkan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir ketiga dari kelas Borey yaitu Vladimir Monomakh, dan kapal selam listrik diesel kelas Varshavyanka, Bursuk mengatakan.

Bursuk, yang bertugas mengawasi pengadaan senjata untuk Angkatan Laut Rusia, mengatakan bahwa Rusia juga akan melanjutkan perbaikan dan overhaul kapal perang bertenaga nuklir Admiral Nakhimov dan tiga kapal selam serang nuklir pada tahun ini.

Admiral Nakhimov merupakan kapal perang jenis cruiser dari kelas Kirov, yang sebelumnya bernama Kalinin hingga tahun 1992. Kalinin mulai bertugas pada tahun 1989 dan setelah Perang Dingin berakhir, kapal itu jarang digunakan dan pada tahun 1999 bersandar secara permanen digalangan kapal Sevmash di Severodvinsk, Laut Putih menunggu perbaikan dan upgrade.
Admiral Nakhimov
Admiral Nakhimov di galangan kapal Sevmash (Foto via barentsobserver.com)
Pada bulan Juni lalu, galangan kapal Sevmash mengatakan bahwa Admral Nakhimov diharapkan bisa bergabung kembali dengan Angkatan Laut Rusia pada 2018 dengan sistem senjata yang paling canggih di jenisnya.

Kapal-kapal tambahan yang juga akan diterima Angkatan Laut Rusia pada akhir 2014, meliputi Igor Belousov, sebuah kapal pencarian dan penyelamatan canggih yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Rusia dalam menyelematkan kapal permukaan dan kapal selam yang mengalami masalah atau terkena serangan musuh, kata Bursuk.


artileri.org

Read more »

Israel dan AS Berhasil Menguji Tembak Sistem Anti Rudal Balistik Arrow 3


Sistem pertahanan rudal Arrow 3

Badan Pertahanan Rudal Israel dan Amerika Serikat melakukan uji coba kedua penembakan sistem anti rudal balistik "Arrow 3" di Laut Mediterania pada Jumat, 3 Desember 2014, Departemen Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Uji coba penembakan dilakukan pukul 8 pagi waktu setempat di fasilitas peluncuran di pusat Israel, dipimpin oleh Badan Administrasi untuk Pengembangan Senjata dan Industri Teknolgi Kementerian Pertahanan Israel, bekerjasama dengan Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat (MDA) - Sebuah divisi dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang bertanggung jawab mengembangkan pertahanan berlapis terhadap rudal balistik.

Departemen Pertahanan Israel menyatakan, Arrow 3 sudah dilengkapi dengan sistem pencegat revolusioner yang memungkinkan Israel menghadapi ancaman keamanan di masa depan secara efektif.

Kementerian Pertahanan Israel mencatat bahwa uji coba penembakan yang sukses kali ini merupakan tonggak penting bagi kemampuan Israel dalam mempertahankan diri dari ancaman yang dapat datang kapan pun di wilayah tersebut.

Arrow 3 adalah sistem pertahanan anti rudal balistik yang dikembangkan dan didanai bersama oleh Israel dan Amerika Serikat. Arrow 3 dirancang untuk mencegat dan menghancurkan rudal-rudal terbaru termasuk rudal jarak jauh yang membawa senjata pemusnah massal.


artileri.org

Read more »

Kamis, 02 Januari 2014

Cina Rampingkan Militer Hadapi Ancaman Konflik

foto:by google

BEIJING - Cina menciutkan komando daerah militer dari tujuh menjadi cuma lima. Langkah itu diambil Beijing buat menyiagakan angkatan bersenjata menghadapi eskalasi situasi di Laut Cina Timur.

Adalah petuah lama yang diawali tindakannya oleh Deng Xiaoping, bahwa selama lima hari memerintah, seorang presiden Cina harus menghabiskan empat hari bersama militer. Kebiasaan itu berlanjut di masa kepresidenan Xi Jinping yang kini sibuk menata ulang Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA).

Pemerintah Beijing baru-baru ini dikabarkan menciutkan komando daerah militer dari yang tadinya tujuh menjadi cuma lima. Kelima kompartemen strategis yang memiliki kewenangan lintas provinsi itu nantinya akan membentuk operasi gabungan mencakup angkatan darat, laut, udara dan satuan rudal strategis.

Sebuah harian Jepang melaporkan, langkah tersebut diambil menyusul eskalasi konflik di Laut Cina Timur yang melibatkan Jepang dan Amerika Serikat. Merampingkan komando militer diharapkan bisa mempercepat kemampuan bereaksi angkatan bersenjata dalam situasi perang. "Langkah ini adalah tindakan proaktiv untuk menghadang aliansi Jepang dan AS" kata seorang perwira militer seperti dilansir oleh harian Tokyo, Yomiuri Shimbun.

Pembenahan Militer di era Xi Jinping

Restrukturisasi militer Cina diawali oleh Presiden Xi Jinping dengan membentuk Komisi Keamanan Negara, pertengahan November lalu. Lembaga yang menyerupai Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat itu menjamin pengawasan penuh pemerintah terhadap militer dan mempererat sinergi antara angkatan bersenjata, dinas rahasia di dalam dan luar negeri.

Sejumlah pakar meyakini, Xi mengipasi eskalasi konflik di kawasat Laut Timur guna menanamkan pengaruhnya di tubuh PLA. "Xi akan membutuhkan waktu untuk mengontrol militer," kata Huang Jing, Akademisi di National University of Singapore. "Kebanyakan perwira senior diangkat oleh pendahulunya, bukan oleh Xi."

Huang Jing mengklaim, untuk memegang kendali atas PLA, Xi harus mendorong kebangkitan militer Cina - dan konflik di Laut Cina Timur membuka peluang untuk rencana tersebut. Di bawah pemerintaha Xi, Cina menambah anggaran militer sebesar 11,2 persen dengan angka melebihi 100 miliar US Dollar.

Jepang Tingkatkan Kekuatan Militer

Harian Yomiuri Shimbun lebih lanjut melaporkan, Tokyo dalam waktu dekat akan menempatkan pesawat nirawak "Global Hawk" di markas militer Misawa yang terletak di utara pulau Honshu. Pesawat tersebut adalah kiriman pertama dari Amerika Serikat yang juga akan menempatkan wahana serupa di basis militernya di Jepang.

Misawa terletak cuma 2300 kilometer dari kepulauan Senkaku alias Daiyou yang diklaim oleh kedua negara dan menjadi pokok sengketa panas.

Meningkatnya ancaman dari timur memicu pemerintah Jepang berencana merevisi konstitusi pasifis yang membatasi ruang gerak militer. PM Shinzo Abe mengklaim, Undang-Undang Dasar lama tersebut akan "mengalami perubahan besar pada 2020" ketika Jepang menjadi tuan rumah Olympiade musim panas.

Konstitusi lama dibuat pasca Perang Dunia II dan melarang Jepang membangun kekuatan militer agresif. Kendati begitu, Pasukan Pertahanan Diri (SDF) yang dimiliki Jepang saat ini pun sudah memiliki anggaran yang lebih besar ketimbang sebagian besar negara Eropa.

laut china timur sepertinya akan semakin menghangat saja.
jepang sudah memiliki rencana untuk mengubah konstitusi.
mari kita lihat apa lagi yang akan terjadi
 



sumber

Read more »

Survei: AS ancaman terbesar bagi perdamaian


Seperempat penduduk dunia menganggap Amerika Sedrikat adalah ancaman terbesar untuk perdamaian dunia, menurut survei internasional.

Survei penduduk dunia yang dilakukan oleh WIN/Gallup International menunjukkan pendapat terkait Amerika sebagai ancaman terbesar itu ditemukan di Timur Tengah dan sebagian besar Eropa Barat.

Survei tahunan itu dilakukan dengan wawancara 67.000 orang di 55 negara.

Jajak pendapat itu menyebutkan 13% warga Amerika sendiri juga berpendapat negara mereka merupakan ancaman.

Namun, dalam survei itu juga terungkap bahwa Amerika Serikat merupakan tujuan paling populer bagi mereka yang mencari tempat tinggal di negara lain.

Negara lain yang dituju adalah Kanada dan diikuti oleh Australia.

Hasil survei terkait kepemimpinan perempuan menyebutkan dunia akan lebih baik bila wanita yang menjadi pemimpin.

Hanya di Timur Tengah dan Afrika Utara yang tidak sepakat wanita akan lebih baik bila jadi pemimpin.

Tentang harapan tahun 2014, lebih dari setengah responden menyebutkan 2014 akan lebih baik dibandingkan 2013 dari sisi perekonomian. WIN/Gallup memulai jajak pendapat tentang dunia pada 1977.


♞ BBC

Read more »

10 Negara dengan Angkatan Darat Terbesar di Dunia

Angkatan darat merupakan komponen penting dari angkatan bersenjata seluruh negara di dunia, yang utamanya terdiri dari pasukan darat. Artileri mengurutkan 10 negara dengan angkatan darat terbesar berdasarkan jumlah personel.


Angkatan Darat Republik Islam Iran (IRIA)

Angkatan Darat Republik Islam Iran (IRIA) dibentuk pada tahun 1952. IRIA saat ini mempekerjakan 350.000 personel lapangan aktif. Hingga terjadi Revolusi Islam pada tahun 1979, IRIA mengandalkan senjata buatan Amerika Serikat.

Iran memproduksi sendiri berbagai senjata dan sistem tempur sejak tahun 1979. Beberapa diantaranya yang digunakan oleh IRIA adalah tank Zulfiqar, kendaraan lapis baja angkut personel dan artileri bermotor dan artileri derek.
Pasukan Khusus Angkatan Darat Iran
Pasukan Khusus Angkatan Darat Iran berparade saat Hari Angkatan Bersenjata di Teheran, 18 April 2013. (Foto: India Times)

Angkatan Darat Turki (TAF)

Angkatan Darat Turki terbagi menjadi Angkatan Darat Barat, Angkatan Darat Timur, Angkatan Darat 3 dan Angkatan Darat Aegean. Total jumlah personel diperkirakan sebanyak 391.000 tentara.

Terjadi modernisasi besar-besar pada Angkatan Darat Turki setelah bergabung dengan NATO pada tahun 1952. Tank Altay, sistem rudal pertahanan udara T-LORAMIDS, helikopter utilitas T-70 dan helikopter serang T129 merupakan beberapa platform tempur modern yang ada dalam layanan Angkatan Darat Turki. 

Angkatan Darat Turki
Tentara Angkatan Darat Turki latihan reaksi cepat. (Foto: Sgt. 1st Class Michael Hagburg)

Angkatan Darat Mesir (EAF)

Angkatan Darat Mesir menjadi angkatan terbesar dalam Angkatan Bersenjata Mesir (angkatan darat, laut, udara dan pertahanan udara), dengan 340.000 tentara termasuk pasukan cadangan. Pernah menjadi kontingen terbesar kedua pasukan sekutu, yang dikerahkan saat Operasi Desert Storm (Januari-Februari 1991 di Irak). 

Angkatan Darat Mesir sebagaian besar dilengkapi dengan senjata buatan AS dan juga masih memiliki stok senjata era Soviet dan China, serta sistem tempur buatan dalam negeri. Setiap tahunnya Mesir menerima sekitar AS$ 1,5 miliar (sekitar 18,2 triliun rupiah) dalam bentuk bantuan militer dari Amerika Serikat, menjadi penerima terbesar kedua bantuan militer dari Amerika Serikat setelah Israel.

Angkatan Darat Mesir
Tentara dari Angkatan Darat Mesir mengoperasikan Amphibious Landing Exercise. (Foto: Sgt. Alex Licea)

Angkatan Darat Federasi Rusia

Angkatan Darat Federasi Rusia merupakan komponen utama dari Angkatan Bersenjata Rusia. Didirikan pada bulan Mei 1992, setelah bubarnya Uni Soviet. Angkatan ini dikendalikan langsung oleh Departemen Pertahanan.

Angkatan Darat Rusia menonaktifkan sejumlah besar pasukan bekas garnisun Soviet dan juga menyederhanakan struktur komando dan kontrol. Angkatan Darat Federasi Rusia saat ini menyebarkan sekitar 350.000 - 400.000 tentara.

Angkatan Darat Rusia
Tentara Angkatan Darat Rusia saat repetisi parade kemenangan. (Foto: Michael Mikhin)

Angkatan Darat Republik Korea (ROK Army)

ROK Army merupakan Angkatan Darat Korea Selatan yang dibentuk pada tahun 1948 setelah Korea terpecah menjadi dua negara. ROK Army diisi dengan 506.000 tentara, terbanyak dari tiga divisi (darat, laut dan udara).

ROK Army mengalami modernisasi yang cepat, mengakibatkan induksi berbagai senjata canggih dan teknologi militer dalam jumlah besar. Kekuatan tempur utamanya terdiri dari  2.700 tank, 2.700 kendaraan lapis baja, serta lebih dari 5.000 artileri dan sistem peluncur roket multiple.

Angkatan Darat Korea Selatan
Tank Tempur Utama Tipe 88K1 Angkatan Darat Korea Selatan mendarat dari LCU (Foto: TSGT James E. Lotz, U.S. Air Force)

Angkatan Darat Pakistan

Angkatan Darat pakistan dibentuk pada tahun 1947 setelah memperoleh kemerdekaan dari Kerajaan Inggris. Menurut International Institute for Strategic Studies (IISS), diperkirakan ada 725.000 tentara aktif di Angkatan Darat Pakistan. Selain itu 500.000 pasukan cadangan yang terlatih membuat Angkatan Darat Pakistan menjadi salah satu angkatan darat terbesar di dunia.

Angkatan Darat Pakistan pernah terlibat dalam tiga perang besar melawan India. Sebagian besar senjata yang digunakan berasal dari China, Eropa dan Amerika. Utamanya terdiri dari senjata ringan, kendaraan lapis baja, artileri, helikopter dan sistem pertahanan udara. 

Angkatan Darat Pakistan
Angkatan Darat Pakistan salah satu yang terbesar di Asia (Foto: Raza0007)

Angkatan Darat Tentara Rakyat Korea (KPAGF)

Angkatan Darat Tentara Rakyat Korea (KPAGF) merupakan angkatan terbesar dari militer Tentara Rakyat Korea Utara. Dibentuk pada Agustus 1947, KPAGF saat ini diperkirakan diisi dengan kekuatan 950.000 tentara.

Menurut catatan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Angkatan Darat Korea Utara diyakini memiliki 4.100 tank, 2.100 kendaraan lapis baja, 8.500 sistem artileri medan dan 5.100 peluncur roket multiple.

Sebagian besar artileri dan sistem rudal Angkatan Darat Korea utara diposisikan di dekat zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dengan Korea Selatan.

Angkatan Darat Korea Utara
Dua prajurit Angkatan Darat Korea Utara melakukan march di Zona Demiliterisasi (Foto: Anthony W. Holmes)

Angkatan Darat India

Angkatan Darat India terdiri dari 1,1 juta tentara, menjadi salah satu angkatan darat dengan jumlah personel terbanyak di dunia. Dikomandoi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (COAS), Angkatan Darat India menganut sistem resimen yang terbagi menjadi Divisi Gunung dan Divisi Infanteri, serta Divisi Lapis Baja dan Mekanik.

Angkatan Darat India dilengkapi dengan tank T-72 dan tank Arjun, kendaraan tempur infanteri BMP, rudal anti-tank, helikopter, kendaraan pengintai cepat, senjata individu modern, artileri (self-propelled) dan sistem rudal pertahanan udara.

Angkatan Darat India
Seorang prajurit Angkatan Darat India menggunakan senapannya saat latihan bersama dengan militer Amerika Serikat (Foto: Crista Yazzie, U.S. Army)

Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army)

Angkatan Darat Amerika Serikat merupakan salah satu kecabangan dari militer Amerika Serikat (angkatan darat, laut dan udara) yang berkerja di bawah Departemen Pertahanan. Kekuatannya terdiri dari komponen aktif dan cadangan.

Angkatan Darat AS mempekerjakan lebih dari 1,1 juta personil aktif, cadangan dan anggota Garda Nasional. Negara ini telah menghabiskan anggaran pertahanan sebesar AS$ 668 miliar (sekitar 8.129 triliun rupiah) pada tahun 2012.

Angkatan Darat AS menggunakan berbagai persenjataan modern termasuk tank, kendaran tempur lapis baja, artileri (self-propelled and towed/derek), serta rudal dan sistem peluncur roket.

Angkatan Darat Amerika Serikat
Angkatan Darat AS merupakan kecabangan militer tertua militer AS. (Foto: Sgt. Reed Knutson, U.S. Army)

Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat (PLAGF), China

Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat (PLAGF) China merupakan yang terbesar di dunia, tercatat 1,25 juta tentara yang aktif. Dibentuk pada bukan Agustus tahun 1927, PLAGF menjadi salah satu divisi besar militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

PLA beroperasi di bawah komando Komisi Militer Pusat. Tentara aktif angkatan darat dikerahkan di tujuh daerah militer negara itu.

China menjadi pemboros anggaran militer terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Pada tahun 2012 belanja pertahanan negara ini mencapai AS$106 miliar (sekitar 1.290 triliun rupiah).

Angkatan Darat China
Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat China merupakan angkatan darat terbesar di dunia (Foto: Wang Xianjiao)


Read more »

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *