Sabtu, 21 Maret 2015

Korut Ancam Serang AS Pakai Rudal Nuklir Tiap Saat

Korut Ancam Serang AS Pakai Rudal Nuklir Tiap Saat
  

LONDON - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengancam akan menyerang Amerika Serikat (AS) dengan rudal nuklir setiap saat jika Pyongyang diserang Washington. Kesiapan serangan rudal nuklir Korut itu disampaikan Duta Besar Korut untuk Inggris, Hyun Hak-bong.

Diplomat Korut itu dalam wawancaranya dengan Sky News, menegaskan, bahwa Korut tidak akan main-main dengan rudal Korut yang siap ditembakkan kapan pun. Tindakan Korut, katanya, tergantung dari sikap AS. (Baca: Di Ambang Perang, Korut Ancam Serang AS Tanpa Ampun)

“Setiap saat. Kapan Saja. Iya,” kata Dubes Hak-bong menjawab pertanyaan kapan rudal Korut akan digunakan militer Pyongyang. ”Jika Amerika Serikat menyerang kita, kita harus menyerang balik,” katanya lagi, yang dilansir Sabtu (21/3/2015).

Rezim Korut yang dipimpin diktator muda, Kim Jong-un, sudah berkali-kali mengancam akan menyerang AS dan Korea Selatan (Korsel) karena mengabaikan peringatan Pyongyang untuk tidak menggelar latihan perang besar-besaran. Latihan perang AS dan Korsel telah meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea.

Ketika ditanya apakah Korut hanya akan menembakkan rudal nuklir sebagai pembalasan, Dubes Hyun Hak-bong menjawab;  ”Kami adalah orang-orang yang cinta damai, Anda tahu itu. Kami tidak ingin perang, tetapi kami tidak takut perang. Ini adalah kebijakan pemerintah kami.” (Baca juga: Pengamat: Senjata Nuklir Korut Akan Jadi yang Tercanggih)

Korut diperkirakan memiliki beberapa bom nuklir mentah dan telah melakukan uji coba senjata nuklir tiga kali sejak 2006. Institute for Science and International Security, sebuah lembaga yang berbasis di Washington baru-baru ini memperkirakan bahwa Korut saat ini memiliki antara 10 dan 16 senjata nuklir.

PBB sendiri telah menjatuhkan sanksi keras terhadap Korut atas program nuklirnya. Namun, Korut tidak peduli dengan sanksi PBB.

Sumber : SINDO

0 komentar:

Posting Komentar

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *