Jumat, 27 September 2013

Apache AH-64E Guardian Genapi Target MEF I




Daya dorong yang baru menolong pilot Helikopter Apache AH-64E-Guardian, untuk terbang lebih tinggi menghindari rudal jarak pendek, saat membantu operasi pasukan di darat (photo: US Army)

Helikopter serang Apache AH-64E Guardian, MI-35, MBT Leopard-2 serta Pesawat Tempur Anti Gerilya Super Tucano, merupakan kombinasi maut untuk sebuah peperangan di wilayah Indonesia yang berbukit dan berhutan. Helikopter Apache AH-64 E Guardian mampu mendeteksi panas tubuh manusia yang berada di balik pepohonan dan mampu melakukan penghancuran dari jarak jauh baik untuk lapis baja maupun infanteri. Apache AH 64E termasuk kategori heli serang berat yang memiliki transmisi lebih baik dibanding seri D. Apache E juga menggunakan baling-baling dari bahan komposit, yang membuatnya bisa terbang lebih cepat dibanding Apache D Block II.

Peningkatan sistem gerak Apache AH-64E membuat heli ini untuk melakukan hovering (terbang dalam posisi diam di tempat) di ketinggian 6000 feet dengan muatan dan persenjataan penuh (photo: US Army)

Apache AH-64E Guardian juga dilengkapi pengendalian pesawat nirawak (drone) dari dalam kokpit sehingga meningkatkan kemampuan baik dalam pengawasan maupun tempur. AH-64 E Guardian mampu terbang tinggi dan menembak dari jarak jauh, sehingga sulit untuk ditembak oleh rudal jarak pendek (SAM) yang dibawa infanteri atau kendaraan lapis baja lawan.
AH-64E mampu mengidentifikasi 130 target dalam waktu kurang satu menit.

Helikopter Apache AH-64E yang bisa sangat stabil di udara membuat pilot juga dapat mengoperasikan Drone

Senjata utama Apache AH-64 adalah rudal AGM-114 HELLFIRE fire-and-forget yang dijuluki tank-killer yang terbukti di berbagai medan perang. Apache membawa 16 rudal HELLFIRE dibagi ke dalam 4 stub wing hardpoint dengan jangkauan tembak hingga 12 km.

Senjata lapis kedua dari Apache adalah rocket pod, Roket “Hydra 70mm” series Folding-Fin Aerial Rocket (FFAR) dengan 19 roket dalam satu pod.

Dengan mesin T700-GE-701D yang hemat bahan bakar, membuat Apache AH-64E-Guardian bisa terbang lebih jauh dan membawa muatan lebih banyak (photo: US Army)

Untuk pertahanan udara, helikopter ini dilengkapi rudal AIM-9 Sidewinder dan AIM-92 Stinger. Kedepannya rudal strastreak akan dipasang di Apache. Heli ini juga bisa mengangkut rudal anti radiasi AGM-122 untuk menghancurkan instalasi radar musuh yang secara efektif akan membutakan kekuatan lawan.

Kemampuan baru Apache AH-64E lebih untuk meningkatkan operasi dibandingkan peningkatan persenjataan (photo: US Army)

Satu helikopter bisa membawa 4 rudal anti-radiasi AGM-122, untuk membuka jalan bagi helikopter Apache lainya untuk serangan yang lain dalam sebuah serangan kombinasi. Taktik ini sukses dilakukan AS dalam perang di Irak. Apache yang membungkam radar-radar Irak, sebelum Apache lainnya menggasak tank Irak dan pesawat F-16 / F-15 AS membombardir sasaran darat.

Senjata lainnya adalah: 4 rudal penghancur presisi (Advanced Precision Kill Weapon System – APKWS), Roket berpandu laser CRV7 70mm, serta Kanon otomatis 30 mm dengan kecepatan menembak 625 peluru dalam satu menit.

Canon Apache AH-64E-Guardian (photo: US Army)

Helikopter AH-64 dilengkapi Radar Longbow yang bekerja baik walau dalam kondisi visibility yang buruk. Ada lagi Pilot Night Vision Sensor (PVNS) dan Target Acquition Designation Sight (TADS) yang dapat menyajikan image dari target dalam bentuk direct-view-optic, hasil system Forward Looking Infra Red (FLIR) untuk mencari, mendeteksi dan mengenali sasaran.

Image tersebut kemudian ditampilkan dalam system Integrated Helmet and Display Sighting System (IHADSS), sehingga dapat dilihat oleh Pilot, Co Pilot dan Gunner pada alat yang terpasang di helm masing-masing. Selain itu, integrasi sensor, jaringan-komunikasi digital, management tempur real time, dapat men-transmisikan image dan target lokasi ke komandan operasi lapangan.

Perangkat elektronik canggih yang berada di bagian luar-depan Helikopter Apache AH-64E-Guardian, memungkinkan pilot untuk mendeteksi ancaman lebih awal (photo: US Army)

Untuk Apache AH-64 E telah dikembangkan system baru targeting and night-vision dari pengembangan sensor long wave infra merah yang menghasilkan perbaikan pada jarak dan resolusi gambar yang dihasilkan. Perbaikan ini memberikan visual yang lebih baik dalam bentuk tiga dimensi, dua-dimensi, tampilan TV camera resolusi tinggi, electronic zoom, target tracker dan auto boresight. Radarnya menggunakan: Radar warning receiver, Radar Frequency Interferometer Electronic Support Acquisition System, Infrared countermeasures, laser warning receiver dan radar jammed.

Banyaknya upgrade pada bagian badan Apache AH-64E. Motor heli memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menangani kondisi keras, seperti ketinggian, dingin, panas kering, dan debu (photo: US Army)

Intinya daya endus dan visual dari Apache sangat kuat. Kru AH-64E Apache Guardian bisa membedakan, apakah mahluk hidup yang mengendap di hutan, manusia atau binatang.

Semua militer di dunia ini bisa jadi menginginkan helikopter AH-64E Apache, apalagi versi terbaru yakni AH-64E Guardian. Bisa jadi pada tahun 2014, pengguna AH-64E Guardian baru Amerika Serikat, Indonesia, Korea Selatan dan Taiwan. AH-64 E baru digunakan pasukan AS pada tahun 2013 dalam jumlah kecil dan sedang diproduksi.

Apache AH 64 E akan membuka jalan bagi bagi pasukan infanteri dan MBT Leopard dalam melakukan serangan. Belum lagi armada helikopter serang Mi-35 dikombinasikan dengan helikopter serbu Mi-17. Helikopter angkut Mi-17 V5 dapat mengangkut 36 personel pasukan para-komando atau pasukan khusus yang dikawal oleh Mi-35 untuk mendrop pasukan ke posisi-posisi penting. TNI AD telah menjajal Mi-17 dengan cara mengirimnya ke Darfur, Sudan bersama 120 personel.

Helikopter Mi-35 TNI AD

Mi-35 memiliki fungsi yang lebih luas dari Apache. Helikopter mampu mengangkut 8 pasukan atau 4 pasien dengan satu dokter. Namun Mi-35 juga berfungsi menyiapkan bantuan udara bagi pasukan yang bergerak di darat, menghadapi pasukan kavaleri (dalam jumlah kecil) serta infanteri, dan bantuan udara jarak dekat terhadap operasi pasukan para atau pasukan khusus.

Helikopter ini bisa beroperasi dalam segala cuaca baik siang maupun malam dan mengusung senjata dengan varian:
8 rudal anti-tank Ataka/Shturm ATGMs, 128 roket S-5 dalam 32 pods, 80 roket S-8 dalam 20 pods, atau 4 roket S-24, peluncur geranat, senjata mesin, bombs 50-500 kg, cargo container dan sebagainya. Senjata mesinnya one four-barrel YakB-12.7 atau satu NPU-30 gun mount with the twin-barrel 30mm GSh-30 cannon.

Main Battle Tank Leopard 2A4 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (photo:arc.web.id)

MBT Leopard 2 disertai IFV Marder akan dapat bergerak leluasa, membongkar pertahanan lawan, di bawah perlindungan Apache AH-64E. Sementara Mi-35 akan mengawal pasukan yang dibawa oleh Mi-27, untuk menetralisir lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh pasukan yang bergerak di darat. Infanteri di darat pun dilengkapi ATGM Javelin dan NLAW, rudal anti-tank.

Super Tucano TNI AU (photo:Rafael-Cruz.)

Super Tucano bisa menusuk jauh ke garis belakang untuk memburu logistik, amunisi pasukan lawan. Pesawat ini memiliki kemampuan menjejak posisi musuh dengan cepat serta memiliki kemampuan penghancuran. Super Tucano EMB-314 mengandalkan mesin tunggal Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), untuk melakukan tempur taktis “close air support” bagi bantuan pasukan infanteri maupun kavaleri. Super Tucano dilengkapi dua senapan mesin di sayap serta 5 hardpoint di sayap dan fuselage untuk mengangkut rudal, roket atau bom seberat 1,5 ton. Super Tucano mampu bermanuver hingga +7g dan -3.5g dikombinasi dengan kecepatan tinggi dan lincah sehingga memiliki tingkat survivability cukup tinggi.

Super Tucano TNI AU (photo:viva.co.id)

Pesawat ini didisain untuk melakukan serangan anti-gerilya, pengintaian dan patroli. Nama Super Tucano melejit berkat Operasi Phoenix pada 2008 yang dilakukan Angkatan Udara Kolombia. Super Tucano mereka berhasil menewaskan orang kedua organisasi pemberontak FARC, Raul Reyes, dalam suatu serangan lintas perbatasan ke Venezuela.

Jika target Minimum Essential Force, MEF-I adalah untuk mengantisipasi konflik di perbatasan dengan negara tetangga, maka kombinasi AH-64E, Mi-35,Mi-17, MBT Leopard 2A4, IFV Marder, MLRS Astros II, Meriam 155 mm Caesar sudah sangat mumpuni untuk melakukan pertempuran. Kehadiran Apache AH-64E dalam pertempuran darat di geografis Indonesia, akan memberikan nightmare bagi pasukan lawan.

Sejumlah negara menagkui Angkatan Darat Indonesia kuat, apalagi setelah dilengkapi berbagai alutsista di atas. Untuk itu pada MEF 2, sudah waktunya membenahi Angkatan Udara dan Laut, agar disegani lawan.






Read more »

Media Sekaliber CNN pun Palsukan Pernyataan Rohani

 Tapi saluran berita yang katanya sangat terpercaya itu telah menambah atau mengubah pernyataan Rohani ketika Christiane Amanpour bertanya tentang Holocaust.

Rohani diwawancarai CNN, 24/9/13
Saluran berita Amerika yang cukup didengar suaranya, CNN, telah memalsukan pernyataan Presiden Iran, Hasan Rohani dalam menanggapi pertanyaan tentang Holocaust.

CNN menayangkan wawancara dengan Rohani pada hari Selasa (24/9/13). Tapi saluran berita yang katanya sangat terpercaya itu telah menambah atau mengubah pernyataan Rohani ketika Christiane Amanpour bertanya tentang Holocaust.

Rohani berkata, "Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa saya bukan sejarawan. Dan sejarawanlah yang harus menjelaskan, menyampaikan dan memperjelas aspek-aspek dari berbagai peristiwa bersejarah. Tapi secara umum, kami sepenuhnya mengutuk segala bentuk kejahatan yang dilakukan terhadap kemanusiaan sepanjang sejarah, termasuk kejahatan yang dilakukan oleh Nazi baik terhadap orang-orang Yahudi dan non Yahudi. Begitu pula jika hari ini kejahatan dilakukan terhadap suatu bangsa atau suatu agama atau satu kaum atau suatu keyakinan apapun; kami mengutuk kejahatan dan genosida itu. Oleh karena itu, apa yang dilakukan Nazi itu terkutuk, [tapi] aspek yang Anda bicarakan, klarifikasi tentang aspek-aspek itu, merupakan tugas para sejarawan dan peneliti. Saya bukan seorang pakar sejarah."

Tapi CNN menerjemah demikian, "Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa saya bukan ahli sejarah. Jadi ketika berbicara tentang dimensi Holocaust, sejarawan yang harus merefleksikannya. Tapi secara umum saya dapat memberitahu Anda bahwa kejahatan apa pun yang terjadi dalam sejarah terhadap kemanusiaan, termasuk kejahatan yang dilakukan Nazi terhadap orang Yahudi maupun non Yahuditercela dan terkutuk. Apapun kriminalitas yang mereka lakukan terhadap orang-orang Yahudi, kami mengutuknya; mengambil kehidupan manusia adalah terhina, tidak ada bedanya apakah kehidupan itu adalah kehidupan Yahudi, Kristen atau Muslim, bagi kami sama saja. Tapi mengambil kehidupan manusia adalah sesuatu yang ditolak agama kami. Tapi ini tidak berarti bahwa di sisi lain Anda dapat mengatakan bahwa Nazi sekarang melakukan kejahatan terhadap sebuah kelompok karena itu mereka harus merebut tanah kelompok lain dan menempatinya. Ini juga tindakan yang harus dikutuk. Harus ada diskusi yang seimbang."

Warna merah adalah bagian yang ditambahkan atau benar-benar diubah. Warna biru adalah produk konseptual dan terjemahan yang tidak tepat. Sementara warna merah yang digarisbawahi merupakan bagian terburuk rekayasa yang benar-benar mengubah apa yang dikatakan Presiden Rohani.

Setelah CNN merilis wawancara itu, ratusan kantor berita, TV dan saluran berita, website dan weblog menyiarkan judul ini: "Presiden Iran Rohani Sebut Kejahatan Tercela terhadap Yahudi" atau "Rohani Akui Holocaust sebagai Kejahatan terhadap Orang-Orang Yahudi".

Setelah Farsnews merilis hal ini, blog Christiane Amanpour di CNN menambahkan catatan editor dalam video itu dan mengatakan bahwa pihaknya hanya menampilkan kutipan wawancara dengan Presiden Iran. Tapi, catatan editor itu itu sama sekali tidak menjelaskan tujuan penambahan bagian-bagian yang jauh lebih penting (yang digarisbawahi) karena bagian itu benar-benar mengubah makna pernyataan Presiden. Juga, tidak jelas mengapa terjemahan kutipan lebih panjang dari petikan pernyataan Presiden Rouhani dalam video itu.[IT/FN/NAT]


Islam Times

Read more »

Di Istiqlal, Dubes Paraguay Ucapkan Kalimat Syahadat

Dubes Paraguay untuk RI Cesar Esteban Grillon masuk Islam. 
Teriakan takbir gemuruh di masjid Istiqlal, Jakarta, siang tadi selepas shalat Jumat. Duta Besar Paraguay untuk Indonesia, Cesar Esteban Grillon, mengucapkan dua kalimat syahadat.
Dikawal oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Ya'qub, dan duduk di samping Menteri Agama Suryadharma Ali, Grillon lancar mengucapkan ikrar keislamannya. Sebenarnya, dia telah masuk Islam seminggu sebelumnya, acara kali ini adalah sebuah penegasan yang disaksikan langsung oleh umat Muslim di masjid tersebut.

"Saya yakin semua di dunia ini diciptakan punya tujuan. Ini adalah keputusan yang penting dalam hidup saya," kata pria 56 tahun ini dalam pernyataan singkatnya.
Mengenakan jas, peci hitam, berdasi dan bersarung coklat, sebelumnya Grillon telah mengikuti shalat Jumat, di shaf terdepan.

Dia mengatakan, telah tertarik mengenal Islam sejak beberapa bulan lalu. Mengutip pernyataan SBY yang ditemuinya Agustus lalu, usai Ramadhan, Indonesia tidak hanya melalui sebuah reformasi, tapi juga transformasi.
"Saya sedang melakukan transformasi. Allahu Akbar!" teriaknya yang disambut riuh hadirin.
Dia mengatakan telah mengkaji Islam bersama beberapa tokoh, seperti Menag dan Quraish Shihab. Setelah matang, dia akhirnya memutuskan masuk Islam.
"Ini bukan hanya seremoni belaka, atau sekedar bule masuk Islam. Tapi saya akan melakukan yang terbaik untuk menjadi Muslim panutan," ujarnya lagi.

Usai seremoni, Grillon menerima ucapan selamat dari para jamaah yang hadir. Beberapa terlihat tidak mampu menahan haru. Mereka mengerubungi dan memelukinya, "Alhamdulillah, Insya Allah, Allahu Akbar," sepertinya baru tiga kata ini yang dihafalnya.

Dubes Paraguay untuk RI Cesar Esteban Grillon masuk Islam

Berawal Dari Buku
Sebagai seorang dari negara Barat, Grillon mengakui tidak terlalu mengenal Islam. Banyak kesalahpahaman masyarakat soal Islam, yang kemudian memicu Islamofobia, kebencian terhadap agama ini.

Dia sendiri mengakui bahwa masih salah memahami Islam saat pertama kali bertugas di Indonesia dua tahun lalu.

Sampai pada suatu saat, putranya, Andrew, 24, memberikannya sebuah buku yang membuka matanya. "'Kau harus membaca ini,' kata anak saya. Setelah saya baca, saya menemukan Islam yang sebenarnya. "Sebuah persaudaraan sejati," ujar duda empat anak ini.

Bertemulah dia dengan Yulie Setyohadi, kawannya, seniman dan pemilik sebuah galeri seni di bilangan Cilandak. Kepadanya, dia mengatakan ingin mengenal Islam lebih jauh. Akhirnya, wanita ini menganjurkan dia mencoba menjalani dulu kehidupan sebagai seorang Muslim.  "Bulan Ramadhan kemarin, saya ikut berpuasa. Sebulan saya hanya batal dua kali," ujar Grillon.

Sampai suatu hari, dia mengunjungi Masjid Dian Al-Mahri atau yang terkenal dengan nama Masjid Kubah Emas di Depok. Saat sedang mengagumi arsitektur masjid yang megah, seorang tukang foto menghampirinya.
Dari dialah, Grillon mengaku terpanggil memeluk Islam. "Dia bertanya 'Tuan, apakah anda Muslim?'. Dia bagaikan malaikat yang dikirimkan Allah untuk saya. Dia membimbing saya soal Islam. Disitulah keyakinan saya semakin kuat untuk menjadi seorang Muslim," kata Grillon.

Ikut berbuka puasa di masjid itu, Grillon merasakan kehangatan. Dia mengatakan, orang-orang sangat ramah kepadanya, membuatnya tersentuh. Dia tidak merasa sebagai orang asing, padahal dia bule sendiri saat itu.

Sejak mengucapkan syahadat, dia berkomitmen akan menunjukkan pada negaranya, bahwa Islam tidaklah seperti yang diberitakan selama ini.

"Saya akan melakukan yang terbaik. Menunjukkan cara hidup Islam. Saya harus menjadi contoh," ujarnya. Melalui Islam jugalah kisah cinta Grillon dan Yulie bermula. Rencananya, pasangan ini akan menikah November mendatang.




VIVAnews 

Read more »

Kisah Nabi Muhammad Akan Disiarkan di Televisi AS



Foto ilustrasi
  Kisah hidup Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam akan dituangkan dalam bentuk seri dokumenter yang ditayangkan di Amerika Serikat. Ditayangkannya kisah ini untuk meluruskan pemahaman yang keliru soal Rasul umat Islam ini.

Diberitakan Huffington Post, 18 Agustus 2013, kisah kejayaan Muhammad akan ditayangkan oleh stasiun televisi PBS dalam tiga episode, menampilkan cendekiawan-cendekiawan sejarah Islam. Ditayangkan satu jam per episodenya, kisah ini akan mencengangkan publik Amerika yang selama ini salah kaprah.

"Survei oleh Gallup, Pew, dan lembaga lainnya melaporkan, banyak orang Amerika, begitu juga Eropa, bukan hanya tidak paham soal Islam tapi juga ketakutan dan menghakimi populasi Muslim," kata John Esposito, profesor studi Islam di Universitas Georgetown, salah satu narasumber dalam dokumenter yang akan tayang besok, Selasa 20 Agustus 2013.

Menurut Esposito, tayangan ini menampilkan gambaran yang seimbang soal sosok Nabi Muhammad. Selain itu, dokumenter berjudul "Life of Muhammad" ini juga memberikan berbagai macam opini soal aspek yang dianggap kontroversi oleh orang non-Muslim.

Film ini dibuat pada Juli 2011 dan sempat ditayangkan di BBC Two. Pembawa acara dalam film ini adalah Rageh Omaar, jurnalis kelahiran Somalia.

Episode pertama, menampilkan sejarah kelahiran Nabi Muhammad dan pernikahannya dengan istri beliau yang pertama, Khadijah. Episode kedua menitikberatkan pada peristiwa Isra Mi'raj dan perang delapan tahun dengan suku Quraish Mekkah. Sementara episode ketiga soal inti ajaran Islam yang dibawanya, termasuk soal hukum syariah dan konsep jihad. 

Film ini sama sekali tidak menampilkan atau menggunakan aktor untuk memerankan sosok Muhammad. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang melarang setiap penggambaran fisik sosok Muhammad, demi menghindarkan pada kesyirikan.

Tariq Ramadan, profesor studi Islam kontemporer di Universitas Oxfor, mengatakan dalam film, "Kami tidak pernah mewakilkan atau menggambar sosok Nabi Muhammad". Dalam kesimpulannya di akhir kisah dokumenter tersebut, Omaar mengatakan bahwa Nabi Muhammad "Meninggalkan Arab sebagai tempat yang lebih baik ketimbang sebelumnya." (umi)



VIVAnews

Read more »

Pengamat harap pemerintah tidak tunduk pada Australia


Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana (FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani)

Menjelang kedatangan PM Tony Abbot pada 30 Oktober mendatang, Presiden hendaknya tidak `menjual` Indonesia dan tunduk pada kehendak PM Tony Abbott yang membawa suara dan kepentingan rakyat Australia," 

Jakarta - Pengamat hukum internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana berharap agar Pemerintah Indonesia tidak "menjual" Indonesia dan tunduk pada kepentingan Pemerintah Australia.

"Menjelang kedatangan PM Tony Abbot pada 30 Oktober mendatang, Presiden hendaknya tidak `menjual` Indonesia dan tunduk pada kehendak PM Tony Abbott yang membawa suara dan kepentingan rakyat Australia," kata Hikmahanto di Jakarta, Kamis.

Presiden, kata dia, tentu harus bersikap sopan sebagai tuan rumah namun tetap harus tegas dan tidak menenggang rasa ketika ada permintaan Abbott yang bersinggungan dengan Konstitusi dan Kedaulatan Indonesia.

Guru Besar Hukum Internasional itu merujuk pada permintaan Abbott agar Indonesia menyelesaikan masalah pencari suaka dan pengungsi sementara Australia dengan menggelontorkan uang. Ia menilai permintaan itu wajib ditolak.

"Demikian pula bila kapal-kapal nelayan yang membawa pencari suaka dan pengungsi ditolak oleh AL Australia dan dikawal untuk masuk kembali perairan Indonesia juga wajib ditolak," katanya.

Ia menilai penyelesain pencari suaka dan pengungsi sebagiamana diusulkan oleh Presiden Yudhoyono harus didasarkan pada kerjasama negara-negara terkait. Australia sebagai negara tujuan, Indonesia sebagai negara transit dan negara-negara asal pencari suaka dan pengungsi.

Presiden, menurut dia, juga harus waspada untuk tidak melakukan barter antara masalah pencari suaka dengan kebijakan pemerintah Australia untuk memotong dana bantuan luar negeri.

"Jangan sampai Presiden terkecoh dengan iming-iming tidak dipotong dana bantuan sepanjang Indonesia mau menjadi ladang pembantaian terhadap para pencari suaka dan pengungsi yang menuju Australia," katanya.

Ia menilai sudah waktunya Indonesia merebut kedaulatannya kembali. Ia menyebut oleh sejumlah negara termasuk Australia bantuan dana (aid assitance) telah dijadikan alat untuk melakukan intervensi atas kedaulatan Indonesia.
(*)

 (ANTARA News)

Read more »

Wacana Pembentukan Tentara Cyber Indonesia


http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRumhTNH3BbTgHOYIG6C8j_Qw88aKSCZs7HEtWaZdxzAIbvPPas0Q

Rencana pemerintah membentuk cyber army semakin bulat, untuk menangkis segala serangan cyber yang setiap saat bisa mengganggu pertahanan kedaulatan RI. Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, jika nantinya terbentuk, tim cyber army ini memiliki dua kekuatan mendasar untuk menjaga kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni menyerang dan bertahan dalam dunia cyber.

Menurutnya, cyber army ini juga memiliki tugas khusus untuk menelusuri siapa saja yang mencoba mengoyak cyber di Tanah Air, dan menguak motif penyerangan tersebut. "Potensi gangguan saat ini sudah ada, tapi kadang-kadang tidak kita rasakan," kata Purnomo Yusgiantoro di Makodam VII/Wirabuana, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 25 September 2013.

Di Makodam VII/Wirabuana, Purnomo Yusgiantoro juga sempat melakukan tatap muka dengan seluruh perwira TNI di Manunggal Mini Kodam. Dalam kesempatan itu, Menhan memberikan pembekalan kepada seluruh perwira TNI dalam menyambut Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

"Saya ingin prajurit kita netral. Kita memang perlu tahu politik negara, tapi tidak perlu ke politik praktis," akunya dihadapan sejumlah wartawan. Ditambahkannya, politik praktis bukan menjadi domain bagi prajurit TNI. Kalau pun nantinya ada yang terbukti, tentu akan ada konsekuensinya. "Konsekuensi itu sudah diketahui dari jajaran atas hingga ke bawah. Semua sudah tahu," bebernya.



indonesiabim.blogspot.com

Read more »

Rusia Mulai Bangun Dua Frigat Pesanan AL Vietnam


Kazan, Rusia - Galangan kapal Zelenodolsk Rusia pada hari Selasa lalu memulai pengerjaan dua kapal frigat pesanan Angkatan Laut Vietnam, pihak berwenang Zelenodolsk mengatakan kepada kepada RIA Novosti.

Adalah kapal frigat kelas Gepard (Cheetah), kapal perang ini dibeli oleh Vietnam untuk digunakan dalam misi patroli, dan penjagaan perbatasan dan zona ekonomi eksklusif negara, memerangi penyelundupan, perburuan dan pembajakan di laut sekaligus sebagai kapal bantuan dalam situasi bencana. Kapal ini dipersenjatai dengan rudal dan sistem artileri modern.

Dua frigat pesanan Vietnam saat ini merupakan pesanan kedua, sebelumnya kontrak dua frigat sejenis ditandatangani pada tahun 2005, dan masuk layanan Angkatan Laut Vietnam pada tahun 2011, galangan kapal Zelenodolsk yang berbasis di Kazan, Rusia, dalam pernyataannya.

Kontrak kedua (pesanan sekarang) ini sendiri ditandatangani pada Februari 2013 lalu. Berbeda dengan dua frigat yang pertama, frigat yang sedang dikerjakan ini akan dilengkapi dengan senjata anti kapal selam dan sistem propulsi canggih. Gambar diatas adalah gambar frigat kelas Gepard yang bernama Ly Thai To (pesanan pertama), saat sedang dibangun di galangan kapal Zelenodolsk, Rusia. 



Frigat Kelas Gepard
Pengguna - AL Rusia
- ALVietnam

Bobot 
1.930 ton (muatan lengkap)
Panjang 
102,14 m (93,5 meter batas air)
Lebar 13,09 m

Propulsi 
2 shaft CODOG
2 × turbin gas (masing-masing 29.300 shp)
1 × Type 61D Diesel (8.000 bhp)
3 × 600 kW diesel alternator set

Kecepatan 
28 knot

Jangkauan 
7.000 km (pada kecepatan 10 knot)
Daya tahan di laut 
15 hari
Kru 98

Sistem sensor 
Radar: Navigation radar (jenis tidak diketahui), Cross Dome surface & air search radar, Pop Group SA-N-4 fire control radar, Bass Stand cruise missile target designator, Bass Tilt AK-630 fire-control.
Sonar: Medium-frequency hull mounted, medium-frequency towed variable depth sonar.

Persenjataan 
8 × SS-N-25 Switchblade Anti-Ship missiles (two quadruple launchers) or 8 x Kaliber NK ASM (Dagestan).
1 × Osa-M surface-to-air missile system (one twin launcher, 20 SA-N-4 Gecko missiles).
1 × 76.2 mm 59-caliber AK–176 automatic dual-purpose gun (500-round magazine).
2 × 6-barreled 30 mm AK-630 point-defense guns (2,000-round magazine for each).
4 × 533 mm torpedo tubes (two twin launchers).
1 × RBU-6000 12-barreled Anti-Submarine rocket launcher
12–20 mines

[Foto: Mike 1979 Russia/Wikipedia]

artileri.org

Read more »

Kamis, 26 September 2013

China: ASEAN akan Gusur AS Sebagai Mitra Dagang Terbesar Kedua


Suasana KTT ASEAN di Brunei Darussalam beberapa waktu laluDalam beberapa tahun mendatang sepuluh negara ASEAN - termasuk Indonesia - akan lampaui posisi yang ditempati Amerika Serikat sebagai mitra dagang terbesar kedua bagi China. Pasalnya, hubungan dagangan ASEAN dengan China melesat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

"Sejak ASEAN dan China memberlakukan Kerjasama Perdagangan Bebas (FTA) pada 2010, volume perdagangan kedua pihak melesat cukup tajam. Dalam kurun sepuluh tahun kedua pihak telah banyak menghasilkan. Pada 2002 nilai perdagangan China-ASEAN US$54,77 miliar dan pada 2012 sebesar lebih dari US$400 miliar, dengan kenaikan rata-rata per tahun sebesar 22 persen. Pertumbuhan ini sangat tinggi," ungkap Liang Wentao dalam pertemuan dengan sejumlah jurnalis ASEAN, termasuk VIVAnews, di Beijing hari ini.

Bahkan, selama delapan bulan pertama 2013 volume perdagangan China-ASEAN kedua pihak sudah cukup fantastis. "Hingga Agustus lalu, walau di tengah pelemahan ekonomi global, nilai perdagangan kedua pihak sudah US$284,3 miliar. Jumlah ini lebih besar dari China dengan Amerika Serikat," ungkap Liang, yang menjabat Deputi Direktur Jenderal Urusan Asia pada Kementerian Perdagangan.

Saat ini, ASEAN menduduki peringkat ketiga sebagai mitra dagang terbesar bagi China, di bawah Uni Eropa dan Amerika Serikat. Namun, dalam beberapa tahun mendatang, posisi ini akan berubah."Dengan memperhatikan laju pertumbuhan perdagangan belakangan ini, kami yakin ASEAN akan melampaui posisi AS sebagai mitra dagang kedua terbesar bagi China," lanjut Liang. 

Ini dimungkinkan mengingatkan ASEAN dan China memiliki ekonomi yang relatif stabil ketimbang negara-negara di kawasan lain. Apalagi kedua pihak memiliki populasi yang sangat besar, bila digabung menjadi sekitar 1,8 miliar jiwa.

"Dengan pendapatan yang semakin meningkat, para konsumen di China juga menambah permintaan akan produk-produk impor dari Asia Tenggara, terutama produk pertanian. Buah-buahan dari Asia Tenggara sangat disukai masyarakat China," kata Liang.

Kerjasama Perdagangan Bebas kedua pihak tidak saja menguntungkan salah satu pihak. Menurut Daily Telegraph, China pun langsung menggusur posisi AS sebagai mitra dagang terbesar ketiga bagi ASEAN, setelah Jepang dan Uni Eropa, begitu FTA kedua pihak diberlakukan.

Sumber :viva.co.id

Read more »

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *