Minggu, 10 Maret 2013

China Umumkan Kenaikan Anggaran Pertahanan 10,7%

Rudal Balistik DF-31A saat parade militer China
Dua Belas Rudal Balistik DF-31A saat parade militer China 2009
China mengumumkan kenaikan dua digit untuk anggaran pertahanan pada Selasa, 5 Maret 2013. Hal ini menggarisbawahi ambisi militer yang saat ini sebagai pemimpin baru Beijing untuk mendorong klaim atas serangkaian sengketa teritorial dengan negara-negara tetangga.

Peningkatan anggaran pertahanan yang terungkap pada waktu sidang tahunan parlemen nasional ini, telah memicu kekhawatiran di Asia dan Washington. Para pengamat pertahanan pun menilai total anggaran pertahanan China ini sesungguhnya jauh lebih besar daripada yang dipublikasikan.

Tapi untuk China, khususnya Tentara Pembebasan Rakyat (People Liberation Army /PLA) yang memiliki keterkaitan erat dengan Partai Komunis yang berkuasa saat ini, kenaikan anggaran pertahanan ini sangat penting mengingat meningkatnya ketegangan dengan tetanggga dan teater perang AS yang saat ini pindah ke Asia Pasifik.

Sejak mengambil alih partai dan militer negara itu pada bulan November 2012 lalu, Presiden Xi Jinping mendesak angkatan bersenjata untuk meningkatkan kemampuan perangnya dan loyalitas kepada partai.

Dia juga mengatakan telah mengambil alih kelompok sipil-militer rahasia yang bertanggung jawab untuk strategi dalam sengketa maritim, khususnya dengan Jepang, dan ia juga melakukan serangkain kunjungan ke unit-unit militer.

"Ini adalah langkah Xi Jinping dan sekarang situasi keamanan di sekitar China agak tegang," kata Peking, seorang ahli pertahanan dari Universitas Zhu Feng.

"Bagi Xi, peningkatan belanja militer mungkin merupakan indikator ia memiliki tanggungjawab penuh untuk keamanan nasional."

China berencana untuk meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 10,7 persen menjadi 720.200.000.000 yuan ($115.700.000.000) pada tahun 2013, kata sebuah laporan pemerintah yang ditinjau badan legislatif negara China, parlemen China.

Dalam pidatonya kepada parlemen, Perdana Menteri Wen Jiabao mendapatkan tepuk tangan gemuruh ketika dia mengatakan : "Kita harus mempercepat modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata untuk memperkuat pertahanan dan kemampuan militer China."

"Kami harus menjunjung tinggi kedaulatan China, keamanan dan integritas teritorial dan memastikan pembangunan yang damai."

Meskipun anggaran pertahanan China ini meningkat dari tahun sebelumnya, tapi sebenarnya merupakan sedikit perlambatan mengingat pada 2012 lalu, kenaikan adalah 11,2 persen dan tahun sebelumnya 12,7 persen. Namun hal ini merupakan bagian tren kenaikan substansial seiring pertumbuhan ekonomi China yang kuat.

Zhu mengatakan sedikit penurunan ini mengisyaratkan bahwa "Beijing tidak ingin membuat kesan mereka memodernisasi militer dengan kemampuan penuh."

Tapi secara keseluruhan, dia mengatakan, "Saya melihat setiap tahun kenaikan dua digit selalu ada." (dua digit dalam persen).

Kenaikan anggaran pertahanan China ini menjadi isu yang sangat sensitif di negara-negara tetangga China, yang mengatakan bahwa China tengah mengambil sikap lebih tegas untuk baris teritorialnya.

Di Tokyo, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida mengatakan pemerintah Jepang akan terus memantau kebijakan pertahanan dan kekuatan militer China dengan seksama," Kyodo News melaporkan.

Beijing dan Tokyo masing-masing mengirimkan jet tempurnya ke dekat pulau yang disengketakan di Laut China Timur yang dikelola oleh Tokyo namun juga diklaim oleh China. Beijing juga memiliki sengketa dengan negara-negara Asia Tenggara mengenai pulau di Laut China Selatan.
Tampaknya China setiap tahun harus menjelaskan kepada dunia luar mengapa China harus memperkuat pertahanan nasional dan mengapa China harus meningkatkan anggaran militer
Diluar itu, analis AS juga menuduh PLA telah menjalankan operasi cyber (hacking) yang menargetkan perusahaan-perusahaan Amerika, demikian Washington mengungkapkan dengan kekhawatiran.

Beijing membantah klaim seperti itu namun ketegangan atas masalah ini semakin memuncak beberapa pekan terakhir setelah sebuah perusahaan keamanan Amerika mengeluarkan laporan detail mengenai serangan tersebut.

China mulai membenahi PLA - awalnya hanya terdiri dari petani yang dibentuk pada tahun 1927 oleh Partai Komunis - setelah penyerbuan tahun 1979 ke Vietnam.

Tahun lalu, Angkatan Laut China telah mendapatkan kapal induk pertamanya, Liaoning, dan negara ini juga telah mengembangkan pesawat tempur siluman dan teknologi anti-satelit.

Arthur Ding, serang ahli militer China di National Chengchi University di Taiwan, mengatakan bahwa peningkatan anggaran pertahanan China itu tidaklah mengherankan mengingat pesatnya peningkatan ekonomi negara itu.

"Di satu sisi, tingkat pertumbuhan ekonomi China mampu akan terus bertambah dua digit."

Hal ini wajar, karena di dalam rancangan modernisasi dan pengembangan sistem pertahanan  pasti akan memerlukan investasi yang besar, katanya, seperti pengembangan kapal perang, pesawat tempur, kapal induk dan sistem anti-satelit.

Pada hari Senin sebelumnya, juru bicara NPC (kongres) Fu Ying mengatakan bahwa kebijakan militer China selalu untuk tujuan damai dan defensif

"Tampaknya China setiap tahun harus menjelaskan kepada dunia luar mengapa China harus memperkuat pertahanan nasional dan mengapa China harus meningkatkan anggaran militer," katanya. (FS)
 
 
 
 
 
artileri.org

0 komentar:

Posting Komentar

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *