Senin, 11 Maret 2013

Mengapa Illuminati Membenci Islam



(Why They Hate Islam)


Oleh: Hakeem Khan
(Hakeem Khan is a 27-year old American born and living in Chicago.)


Illuminati membenci Tuhan dan kepada manusia yang percaya kepada Tuhan.  Mereka membenci Kristen dan Islam.
Hanya ada satu dzat Yang Maha Pencipta. Kristen dan Islam mengajarkan ketundukkan kepada rencana Tuhan. Pemuja setan Illuminati mengadu domba Kristen dengan Islam – memecah belah kemudian  menaklukkannya. Itulah mengapa mereka menyalahkan serangan 11 September 2001 kepada umat Islam. Janganlah kita tertipu oleh mereka. Mari kita memeluk Islam dengan benar sebagai persatuan melawan Yahudi Illuminati dan Freemason yang mengendalikan dunia kita dewasa ini. Islam yang benar bukan "Islamis" yang merupakan kreasi Illuminati melalui Masonik "Ikhwanul Muslimin."
Hakeem Khan, seorang Muslim muda Amerika, menegaskan keimanannya.
"Dewasa ini, perkawinan dan keutuhan keluarga berada di bawah serangan yang terus menerus. Islam mendefinisikan dengan jelas peran alami baik kepada pria maupun wanita dan dengan demikian benar-benar memerdekakan dan memberdayakan peran keduanya ..."
Maha Sempurna-nya Allah berada di luar pemahaman kita.
Kadang-kadang apa yang Anda anggap buruk bagi Anda akhirnya menjadi sebuah rahmat yang tidak terduga. Saya bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan telekomunikasi besar selama lima tahun sebelum berhenti karena lingkungan pekerjaan perusahaan yang sangat tidak manusiawi.
Bagi saya menjadi pengangguran merupakan hal yang terbaik,  karena banyak waktu berharga untuk berpikir secara mendalam dalam mencari kebenaran.
Meskipun saya terlahir sebagai Muslim, namun baru memulai melaksanakan ajaran Islam setelah proses ini. Melalui penemuan saya, menjadi jelas bahwa Illuminati mencoba untuk secara sistematis menyingkirkan Allah dari kehidupan kita dan merekalah kemudian yang memainkan peran Tuhan.
Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (QS an-Nisa 4:120)
Menjadi jelas bagi saya bahwa Tuhan adalah merupakan solusinya.
Kata Islam dalam bahasa Arab berarti 'penyerahan', dan berasal dari kata 'damai'. Dalam konteks agama, Islam berarti penyerahan diri secara totalitas kepada kehendak Allah.
“(Dia) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS al-Mulk 67:2).
Hidup kita semuanya adalah ujian. Kita boleh memilih, apakah tunduk kepada kehendak Allah atau kepada setan (dengan "melakukan apa yang engkau inginkan ... do what thou wilt...", sebagaimana diajarkan Aleister Crowley-Pent.).
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai …” (QS ali-Imran 3:103) (Catatan: Allah adalah bahasa Arab, yang artinya "Tuhan Yang Maha Esa.")
Tuhan ingin kita bersatu dan selalu menurunkan kepada manusia agama yang sama. Setan ingin memecah belah dan menaklukkan manusia: lihatlah semua sekte dalam agama apapun di dunia, termasuk Islam.
Ada pengaruh yang sangat halus dan merusak terhadap berbagai sekte keagamaan. Bila ada perpecahan dalam sesuatu yang sakral dalam ajaran agama, maka Anda mulai meragukan keberadaan Tuhan dan legitimasi agama. Hasilnya: agnostisisme, ateisme, dan hedonisme yang mengarah kepada kebejatan dan kebusukan.
QURAN
Al-Quran adalah wahyu terakhir dari Allah dan yang merupakan satu-satunya kitab suci yang terpelihara keasliannya.
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS al-Hijr 15:9).  AL-Quran dihafal oleh ribuan orang selama masa nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, dan kemudian menghafal al-Quran ini diturunkan dari guru ke murid, dari generasi ke generasi dan dari satu bangsa ke bangsa yang lain.
Ada jutaan umat Islam saat ini yang telah hafal seluruh isi Al Quran dan dapat membaca Quran dalam bahasa Arab secara keseluruhan seperti Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melakukannya 14 abad yang lalu, meskipun sebagian besar dari mereka bukan orang  Arab. Jika semua kitab suci agama lenyap, al Quran akan menjadi satu-satunya kitab suci yang dengan mudah keseluruhan isinya akan dapat dikembalikan sebagaimana aslinya. Ini merupakan salah satu dari keajaiban al Quran.
Illuminati vs Islam = Muslihat Material vs Kebenaran Spiritual.
Alasan mereka ingin menghancurkan Islam adalah karena mereka tidak menyukai  kebenaran yang diajarkan Tuhan kepada nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sehingga mereka mendiskreditkan, mendistorsi, dan menjelek-jelekkannya.
Perhatikanlah dalam sepanjang perjalanan sejarah manusia, bagaimana semua nabi Allah diperlakukan. Islam adalah agama tauhid dalam bentuk yang paling benar dan paling murni. Hanya menyembah Allah dan menyembah-Nya secara langsung.  Dengan mematuhi perintah-perintah Allah akan membawa manfaat terhadap fisik, mental dan spiritual yang melakukannya.
Islam bukan semata-mata agama, akan tetapi juga merupakan pandangan hidup (way of life) yang lengkap. Itu sebabnya, meskipun media menggambarkannya secara negatif, namun Islam tetap menjadi agama yang paling cepat berkembang di dunia dan sangat penting untuk dicatat bahwa mayoritas mualaf adalah kaum perempuan.
"Dewasa ini, perkawinan dan keutuhan keluarga berada di bawah serangan yang terus menerus. Islam mendefinisikan dengan jelas peran sunatullah baik kepada pria maupun wanita dan dengan demikian benar-benar memerdekakan dan memberdayakan peran keduanya ..."
Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Surga berada di bawah telapak kaki ibu." , "Yang terbaik dari Anda adalah yang terbaik untuk keluarganya, dan saya yang terbaik di antara Anda untuk keluarga saya", dan "Pernikahan adalah dasar untuk memperoleh berkah dan anak-anak yang berlimpah rahmat."
Saya menyimpulkan dengan beberapa buah kata yang berasal dari surat Malcolm X dari Mekkah ketika ia melakukan ibadah haji (ibadah Haji merupakan rukun Islam ke-5) dan beralih dari Nation of Islam untuk benar-benar melaksanakan ajaran Islam.
"Belum pernah saya menyaksikan keramahan yang tulus seperti itu dan semangat yang luar biasa dari persaudaraan sejati seperti yang dipraktekkan oleh orang-orang dari semua warna kulit dan ras di sini, di Tanah Suci Kuno, rumah Abraham, Muhammad dan semua nabi lain dari Kitab Suci .... Amerika perlu memahami Islam, karena ini adalah satu-satunya agama yang menghapus dari dalam masyarakatnya masalah ras ..... "





akhirzaman.inf

0 komentar:

Posting Komentar

Form Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *